https://prima-panel.com/contact-us/

Factory Acceptance Test (FAT) Panel Low Voltage untuk Proyek Data Center BCA Berhasil Diselesaikan

Prima Panel Nusantara telah berhasil menyelesaikan Factory Acceptance Test (FAT) untuk panel Low Voltage (LV) yang digunakan pada Proyek Data Center BCA. Tahapan ini merupakan bagian penting dalam memastikan bahwa setiap panel telah memenuhi spesifikasi teknis dan siap untuk dikirim serta dipasang di lokasi proyek.

Proses FAT meliputi inspeksi visual, verifikasi spesifikasi, serta serangkaian pengujian seperti insulation resistance test, contact resistance test, verifikasi sistem proteksi sekunder, validasi power meter, hingga functional test. Seluruh pengujian dilakukan untuk memastikan panel bekerja secara aman, andal, dan konsisten sesuai kebutuhan operasional data center.

Panel Low Voltage yang digunakan dibangun menggunakan platform Schneider Electric BlokSeT, yang dirancang untuk memberikan distribusi daya yang andal pada infrastruktur kritikal seperti data center. Anda dapat mempelajari lebih lanjut mengenai solusi Low Voltage Panel yang kami sediakan untuk berbagai kebutuhan industri.

Untuk memastikan setiap panel memenuhi standar kualitas sebelum dikirim, tim engineering Prima Panel Nusantara menerapkan proses pengujian dan quality assurance yang menyeluruh. Pelajari juga layanan testing, commissioning, dan engineering kami yang mendukung keandalan sistem kelistrikan di setiap proyek.

Menghadirkan Solusi Andal untuk Infrastruktur Kritis

Mulai dari proses manufaktur hingga pengujian akhir, Prima Panel Nusantara berkomitmen menghadirkan solusi panel listrik yang memenuhi standar kualitas internasasional dan memberikan keandalan operasional dalam jangka panjang.

Apabila Anda sedang merencanakan proyek data center, fasilitas industri, maupun bangunan komersial, tim kami siap membantu memilih solusi panel listrik yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda. Silakan hubungi kami untuk informasi lebih lanjut atau berdiskusi dengan tim kami.

Bagikan Artikel
Prima Panel Nusantara